Kamis, 03 November 2011

Galau Mahasiswa Semester Akhir...

Bosan ke kampus, terkadang malah bosan dengan pelajaran yang itu-itu aja, bahkan bosan juga dengan teman-teman yang itu-itu aja...hehe..kalau buat anak kos yang dari daerah (yang berarti sudah tahun keempat merantau), kebosanan itu juga mencakup hal makanan...setiap hari makannya itu mulu karena si mbak warteg ga mau merubah menu makanannya atau karena kiriman ortu yang ngepas sehingga ga bisa bebas pilih-pilih makanan...Nah selain kebosanan, ada hal lain lagi yang menjadi sebab kegalauan anak semester akhir, yaitu kegaulauan skripsi dan kegalauan menentukan masa depan setelah lulus....Jiaaaa,,,dua hal ini adalah yang paling teratas dalam list penyebab kegalauan kita!!!! Pasti kuping kita sangat sensitif mendengar kata "skripsi" da "kerja"...hehe...Kalau anak fakultas lain, masalah skripsi mungkin cuma mencakup topik. Nah di FIB, ada kelonggaran untuk tidak mengambil skripsi, namun justru kelonggaran inilah yang juga membuat galau selain topik tentu saja. Kadang kita ingin juga lulus cepet tanpa masalah (ditambah dengan banyaknya teman-teman kita yang tidak skripsi). Namun, di sisi lain, kita juga butuh tantangan karena katanya ga afdol kalau jadi sarjana belum merasakan asam manisnya bikin skripsi. Nah untuk masalah masa depan,,kebanyakan mahasiswa FIB yang saya tanyakan, merasa bingung untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan bidang ilmunya. Kalau menurut saya, bukan karena tidak ada pekerjaan yang cocok dengan bidang ilmu di FIB, tetapi karena ilmu kita disini luas dan luwes. Sebenarnya kita bisa bekerja dimana saja dan di bidang apa saja karena ilmu kita itu bisa diterapkan dimana-mana. Kalau saya di jurusan Prancis, selain kemahiran bahasa (yang tentunya menjadi nilai plus kita), saya juga belajar politik, kebudayaan, filsafat, kuliner, sinema, dan lain-lain. Nah ini mungkin bisa menjawab kegaulauan masalah masa depan. Untuk masalah skripsi, saya percaya jika terus digali bahan-bahannya, sesuatu yang masih abstrak pasti akan kelihatan juga ujungnya, ibarat menggali harta karun. Pertama kali yang terlihat adalah pekatnya tanah (sama seperti pekatnya bahan-bahan yang belum diolah) tetapi dibalik itu semua ada sesuatu yang terang yang menjadi tujuan pencarian kita. Ayo terus berusaha!!! hehe....nah kebosanan-kebosanan yang saya sebutkan diatas itu sebenarnya bisa diatasi dengan bercerita dengan teman, khususnya teman-teman yang memiliki latar belakang seperti kita misalnya sama-sama anak kos, karena dia lebih tahu masalah seperti ini. Saya selalu melakukannya ketika sedang bosan, karena saya orangnya sangat suka bercerita. Bisa juga curhat dengan orang yang sama-sama mengalami kebosanan jugaa,,bisa jadi gokil tuh obrolannya (dua orang yang sedang bosan membicarakan kebosanan)...hehehheh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar